
Tuntutan ratusan driver ojol kaltim yang sebelumnya melakukan demo di kantor Gubernur Prov. Kaltim terus berlanjut dan berlangsung pada rapat pembahasan tarif bertempat di kantor DISHUB KALTIM, tgl 13 September 2023, Rabu Pukul 10.00 Wite.
Rapat langsung dipimpin oleh Kadishub Prov. Kaltim, Yuda Pranoto, dan berjalan alot .
Peserta rapat terdiri dari Perwakilan Kesbangpol Kaltim, DISNAKERTRANS Kaltim, KABIRO hukum Prov.Kaltim, Ketua Aliansi MItra Kaltim Bersatu, Pimpinan Gojek, Grab dan Maxim Cabang Kaltim, dan Lembaga Perlindungan Konsumen Kaltim.
Menurut Irfan Ketua Lembaga perlindungan Konsumen kaltim, tuntutan para driver ojol terkesan seperti tuntutan para tenaga kerja , padahal menurutnya para driver ojol adalah Mitra operator, yang memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai para pelaku usaha, seharusnya Komisi Persaingan Pelaku Usaha (KPPU) jeli melihat permasalahan ini.
Ketidakhadiran Kadiskominfo pun membuat rapat pembahasan tidak berjalan sempurna, karena biar bagaimanapun Kominfo sangat berperan dalam hal ini, karena memiliki wewenang mengawasi segala macam aplikasi yang ditawarkan pelaku usaha online dalam hal ini Grab, Gojek dan Maxim demi menjaga tertibnya keberlangsungan segala macam tawaran berbentuk online .
Rapat berakhir setelah adanya kesepakatan antara DISHUB Kaltim, lembaga Perlindungan Konsumen, Aliansi para driver ojol (AMKB) Kaltim, yang mana hasil rapat ini di laporkan kepada Gubernur Kaltim untuk dikeluarkan SK Gubernur tentang Penetapan batas tarif atas dan bawah yang merupakan tuntutan para driver ojol di Kaltim , sebagai bentuk semboyan KALTIM BERDAULAT .








Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.