Membangun Rumah Bersama di Bumi Etam

Avatar timmedialpk
Membangun Rumah Bersama di Bumi Etam

oleh : M. Irfan Fajrianur, SE / Ketua LPKSM Borneo kalimantan.

Assalamu “alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saudara-saudaraku sebangsa setanah air, terkhusus warga Banjar yang kami cintai di seluruh penjuru Kalimantan Timur, Bumi Etam.

Mari kita sejenak merenung. Kita adalah bagian dari sebuah tapestry indah yang bernama Kalimantan Timur—tanah yang kaya, yang menjanjikan masa depan cerah. Kita telah datang ke sini, membawa serta warisan budaya, keuletan, dan keahlian yang tak ternilai harganya. Dari semangat berdagang yang ulung, hingga keterampilan kerajinan tangan yang halus, dan kearifan dalam mengelola sumber daya.

Inilah saatnya kita menyadari sebuah kebenaran mendasar: Pembangunan sebuah provinsi yang maju dan makmur tidak pernah hanya bergantung pada satu orang atau satu jabatan saja. Kemajuan sejati adalah hasil dari sinergi, gotong royong, dan kontribusi tulus dari setiap elemen masyarakat yang mendiaminya.

Mengapa Kontribusi Kita Begitu Penting?

  • Bukan Hanya Jabatan, Tapi Karya: Siapa pun yang memegang tongkat kepemimpinan, baik ia berasal dari Banjar, Kutai, Dayak, Jawa, atau suku lainnya, mereka adalah nakhoda di kapal besar ini. Namun, kita semua adalah awak kapal yang tak tergantikan. Nakhoda mengarahkan, tetapi kita lah yang mendesain mesin, menjaga layar, dan mengayunkan dayung agar kapal ini benar-benar bergerak.
  • Sumber Daya Adalah Kekuatan Kita: Mari kita gunakan segala potensi dan sumber daya yang kita miliki:
    • Keahlian Berniaga: Memajukan UMKM lokal, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan roda perekonomian dari akar rumput.
    • Jaringan dan Koneksi: Menghubungkan potensi daerah dengan pasar yang lebih luas.
    • Semangat Keislaman dan Keberagaman: Membangun Kaltim sebagai provinsi yang damai, santun, dan menjunjung tinggi toleransi.
  • Wariskan Kebanggaan, Bukan Keluh Kesah: Ketika kita berfokus pada memberi dan berkarya, anak cucu kita kelak akan mengenang kita sebagai generasi yang tidak hanya menuntut, tetapi beraksi; generasi yang memastikan bahwa Kaltim, yang telah menjadi rumah kita, adalah tempat terbaik untuk tumbuh dan berkembang.

Mari kita teguhkan hati. Kepemimpinan datang dan pergi, tetapi Tanah Etam adalah tempat kita berpijak, tempat kita mencari rezeki, dan tempat kita mewujudkan mimpi. Mari kita tunjukkan bahwa semangat Banjar adalah semangat untuk membangun, semangat untuk berkontribusi, dan semangat untuk mewujudkan kemakmuran bersama, terlepas dari siapa pun yang duduk di kursi gubernur.

Kaltim adalah rumah kita semua. Mari kita rawat dan bangun dengan tangan dan pikiran kita sendiri.


Spread the love

Tinggalkan Balasan